Dalam rangka meningkatkan layanan pendidikan bagi penyandang disabilitas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Rutgers WPF Indonesia mengembangkan modul pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas untuk remaja disabilitas intelektual. Sasaran utama modul ini adalah guru, orangtua, dan masyarakat sebagai sumber informasi dan pengetahuan yang diperlukan dalam mendidik remaja dengan disabilitas intelektual terkait dengan kesehatan reproduksi dan seksualitas. Materi kesehatan reproduksi yang terkandung dalam modul ini selanjutnya dapat diintegrasikan dalam pembelajaran, sesuai dengan kurikulum yang berlaku.